Saturday, February 28, 2009
Cewek Cantik & Sexy
Bagi sebagian cowok, cewek cantik berpenampilan sexy itu tidak berlaku untuk pasangannya sendiri. Alasannya, mereka tidak mau body aduhay sang pacar/ istri dilihat mentah-mentah ama orang lain. Alias pengennya dinikmati sendiri, heheh. Tapi kalow ngelihat cewek cantik nan sexy yang bukan apa-apanya & bersliweran di sana-sini, tetep aja tuh mata jelalatan…
Bagi si cewek berparas cantik dan berpenampilan sexy pun, kadang-kadang ada yang terlihat nyaman dengan keseksiannya, tapi ada juga yang keliatan sexy karbitan, alias gak nyaman dengan penampilan cantik-sexynya. Buktinya nie, ada cewek-cewek pemakai celana jeans hipster, yang tentunya dikit2 mlorot en membuat kondisi celana sedikit menganga di bagian punggung. Nah, konsekuensinya adalah jangan dikit-dikit benerin celana, mencoba nutupin bagian yang sedikit menganga tadi.
Yang cantik yang sexy yang lainnya….
Demam Facebook
Orang itu bernama: Mark Zuckerberg.Mark Zuckerberg sebagai peletak pertama Sejarah Facebook barangkali tidak akan pernah menyangka saat ia meluncurkan Facebook pada tanggal 4 Februari 2004 sebagai media untuk saling mengenal antar mahasiswa Harvard akan menjadi social networking yang begitu memikat banyak orang.
Sejarah Facebook punya runtutan kisah yang mencengangkan, dalam waktu dua minggu setelah diluncurkan, separuh dari semua mahasiswa Harvard telah mendaftar dan memiliki account di Facebook bahkan 4 bulan semenjak diluncurkan, Facebook telah memiliki 30 kampus dalam jaringannya.
Sejarah Facebook tidak berhenti disitu saja, Zuckerberg bertemu Sean Parker (cofounder Napster), yang membantunya mendapatkan 500 ribu US Dollar dari Peter Thiel (cofounder Paypal).
Sejarah Facebook membuktikan, Zuckerberg pernah menolak tawaran pendahulunya Friendster untuk membeli Facebook seharga 10 juta US Dollar. Yang bikin sejarah Facebook makin GOKIL lagi, ketika Zuckerberg juga menolak tawaran Yahoo seharga 1 milyar US Dollar. Hingga pada September 2006 Facebook membuka pendaftaran untuk siapa saja yang memiliki alamat e-mail.
Sejarah Facebook mampu menginspirasi banyak orang untuk tetap berkarya. Sejarah facebook juga memperlihatkan bahwa untuk mencapai keberhasilan diperlukan kerjasama. Tanpa adanya Sejarah Facebook yang luar biasa, kita tidak akan pernah mengenal sosok Zuckerberg yang pantang menyerah.
Friday, February 20, 2009
Cinta Termehek-Mehek
Fenomena cinta termehek-mehek rupanya bukan berlangsung di era sekarang saja, tapi sudah berlangsung lebih dari ratusan tahun yang lalu. Masih ingat bagaimana seorang Romeo tergila-gila dengan Juliet?? Bagaimana Julius Caesar mabuk kepayang karena pesona Cleopatra???
Lalu siapa saja yang bisa termehek-mehek karena cinta?? Siapapun di dunia ini bisa kena virus ini, bisa tiba-tiba amat sangat romantis, hingga mampu mengurai bait-bait puisi cinta. Bisa tiba-tiba bersemu merah bila ingat si dia.
Puisi cinta yang terlahir dari seseorang yang sedang termehek-mehek karena jatuh cinta, layaknya seorang pujangga yang mendadak ternama. Meski kadangkala puisi-puisi cinta itu hanya tersimpan rapi di dalam diary mungil ato selembar kertas, tapi tetap saja, ketika membacanya berulang-ulang bisa bikin jiwa termehek-mehek karena panah asmara.
Hillary Clinton Tampil Di Dahsyat
Sosok Hillary Clinton yang dahsyat, ramah, menarik, pintar & senantiasa tersenyum, membuat Program Dahsyat RCTI siang itu menjadi lebih dahsyat dari biasanya. Meski Hillary gak perlu jungkir balik seperi Raffi Ahmad, ato berlenggak lenggok seperti Olga Syahputra, tapi tetep pesona dahsyatnya sebagai salah satu tim kepercayaan Barrack Obama gak bisa dipungkiri.
Yang paling dahsyat adalah, ketika Hillary Clinton menggambarkan bagaimana ia menghadapi kekalahannya melawan Obama yang waktu itu menjadi tandingan politiknya. Dengan tangkasnya Hillary Clinton mengatakan bahwa awalnya ia memang sempat kecewa dengan kekalahannya untuk mewarisi kursi nomor satu yang sempat dienyam suami kontroversialnya. Mengingat banyaknya pendukung yang berada di belakangnya. Tapi ada satu kalimat dahsyat yang diucapkan Hillary Clinton, yaitu bahwa dalam demokrasi memang ada yang menang & kalah.
Benar-benar menunjukkan kedewasaan berpolitik & berdemokrasi. Sudah waktunya, politisi-politisi kita belajar untuk dewasa, bukan hanya janji dahsyat tanpa praktek. Setidaknya bisa belajar sedikit dari interview singkat Hillary Clinton dalam Program Dahsyat RCTI yang berlangsung sekitar 10 menit. Belajar bahwa demokrasi bukanlah demonstrasi amuk massa, demokrasi bukan untuk selalu memenangkan partai ato jagoannya tapi memenangkan & menenangkan hati rakyat.
Sunday, February 15, 2009
Puisi Cintaku
Siapapun kau, pernahkah kau pendam rangkaian puisi cintamu begitu dalamnya, hingga hanya kau dan Tuhan yang tahu…
Siapapun kau, pernahkan kau ungkapkan sedikit saja puisi cintamu untuk kekasih hatimu, meski hanya sebaris kata…
Siapapun kau, tak inginkah kau melihat raut manis tersipu-sipu mendengar puisi cinta berbalut kemesraan lahir dari jari-jarimu & membasah indah lewat bibirmu…
Dimanapun kau, goresan puisi cintamu bisa menjadi obat ampuh hati yang luka dan jiwa yang membutuhkan kasih sayang..
Dimanapun kau, gumaman puisi cintamu yang hanya kau dengar sendiri, sejatinya angin akan menerbangkan & mengirimkan puisi cinta itu ke sanubari-sanubari yang bersembunyi..
Dimanapun kau, akan ada suatu masa dimana bumi akan menumpahkan puisi cinta yang pernah kau rajut dalam episode hidupmu..
Tuesday, February 10, 2009
Prabowo Subianto 'pengen' Gandeng Puan Maharani
Saat ini partai politik sedang gencar-gencarnya melakukan manuver politik terbaik terutama untuk menggoalkan pasangan capres-cawapresnya di Pemilu 2009. Dengan calon-calon andalan di beberapa kubu yang coba untuk dipertemukan, ada satu yang menarik perhatian. Yakni ketika Raker PDIP di Solo beberapa waktu lalu, dimana Megawati Soekarnoputri sebagai calon yang diunggulkan sebagai capres dari partainya, mempunyai daftar list pendamping sebagai cawapres, salah satunya adalah Prabowo Subianto.
Sosok Prabowo Subianto yang sempat menghilang lama dari percaturan petinggi di Republik ini rupanya membawa angin segar bagi partai-partai politik untuk meminang Prabowo Subianto menjadi jagoannya. Tapi Prabowo Subianto sudah punya jurus ampuh, yaitu dengan membangun sebuah partai yang diprospek akan besar, yaitu Gerindra. Melalui partai inilah, Prabowo Subianto bertengger menjadi calon kuat dalam Pilpres 2009.
Secara kasat mata, sebenarnya sudah bisa diprediksi, kalo Gerindra pasti akan menolak pinangan Megawati untuk mengajak jagoan mereka, Prabowo Subianto sebagai cawapres. Dan sebagai langkah balasan, Puan Maharani (anak kandung Megawati yang juga aktif di PDIP) dimasukkan dalam daftar salah satu kandidat cawapres bagi Gerindra.
Puan Maharani yang terkenal cerdas & tegas ini memang menarik perhatian banyak kalangan dan tampaknya akan menjadi the seleb di jagad politik.
Apakah Duet Prabowo Subianto dengan Puan Maharani akan menjadi duet capres-cawapres yang memikat sebagian besar masyarakat Indonesia??
Sunday, February 8, 2009
Inikah Namanya Cinta Negeriku??
Gak bisa dipungkiri, produk-produk mentereng buatan luar negeri yang dipajang di etalase, membuat nyengir & menggoda komitmen cinta Indonesia. Apa mau dikata, wong produk dari luar itu secara nyata terbukti lebih awet. Mungkin sedikit lebih mahal, tapi kualitas & kenyamanannya lebih terasa. Inikah godaan terhadap perjuangan mempertahankan rasa Cinta Indonesia?
Gak bisa dikesampingkan juga, kalo perhatian utama sebagian besar WNI yang mengaku cinta Indonesia, adalah budaya barat. Dari mulai diseduh, dihirup aromanya, hingga terpancing untuk mencicipi. Sedikit demi sedikit tercekoki, dan perlahan memudarkan eksistensi cinta Indonesia yang terpupuk sejak di bangku sekolah.
Gak bisa dinafikkan, jika sebagian besar masyarakat yang mengagung-agungkan idealisme cinta Indonesia, seringkali terjebak untuk bermain mata dengan lezatnya bumbu junk food yang menebarkan aroma memacokkan. Lagi-lagi rasa cinta Indonesia tergadaikan karena laparnya perut.
Gak bisa dihindari juga sebenarnya,ketika pamor cinta Indonesia makin dirusak dengan ulah koruptor yang menggerogoti uang rakyat, ataupun politisi yang selalu mengembar-gemborkan nasionalisme di setiap kampanye di depan ribuan massa setianya justru terjebak untuk menjual aset bangsa, yang artinya telah menjual harga diri & kemurnian cinta Indonesia.
Sejauh-jauh mata ini memandang, sedalam-dalam kaki ini berpijak, selalu dipertanyakan apakah gegap gempita Cinta Indonesia masih mengumandang dalam teriakmu?? Apakah Cinta Indonesia masih bersemayam dalam deranya pacu nadimu?